Imlek dalam kalender resmi dan kalender masyarakat Indonesia
Imlek dan Kongzili
Imlek adalah nama yang dikenal dalam bahasa Indonesia untuk Tahun Baru Tionghoa dan kalender yang berkaitan dengannya. Kongzili (孔子历) mengidentifikasi konvensi penomoran tahun untuk menghormati Kongzi, atau Konfusius. Kalender hari libur resmi Indonesia untuk 2026 menyebut perayaan itu Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, yakni Tahun Baru Tionghoa pada tahun 2577 Kongzili. Tanggalnya jatuh pada 17 Februari 2026. Kedua angka tahun itu menamai perayaan yang sama dalam sistem yang berbeda.
Konvensi Kongzili mengambil tahun kelahiran tradisional Konfusius, 551 sebelum Masehi, sebagai acuannya. Dalam penomoran ini, Tahun Baru yang dimulai pada tahun Gregorian 2026 diberi angka 2577: 2026 + 551 = 2577. Ini merupakan era peringatan yang digunakan dalam praktik agama Khonghucu di Indonesia, bukan hitungan tahun berkelanjutan yang digunakan bersama oleh setiap kalender Tionghoa sepanjang sejarah.
Kalender yang mendasarinya bersifat lunisolar. Tahunnya dimulai pada hari pertama bulan lunar pertama, sehingga tahun Kongzili tidak berganti pada 1 Januari. Dengan demikian, angka 2577 berlaku bagi tahun lunisolar yang dimulai pada 17 Februari, bukan bagi seluruh tahun Gregorian 2026. Sebuah undangan dapat menggunakan kedua angka tersebut tanpa memberikan dua tanggal berbeda bagi perayaannya.
Rangkaian perayaan
Perayaan Imlek berlangsung lebih dari Hari Tahun Baru. Organisasi keagamaan mengatur ibadah dan kegiatan amal, sementara pertemuan masyarakat dapat mencakup makan bersama, barongsai, serta pertunjukan lainnya. Persiapan dan program amal dapat dimulai sebelum hari raya. Pertemuan yang berlangsung kemudian mempertemukan orang-orang yang tidak semuanya dapat berkumpul pada hari pertama.
Bagi umat Khonghucu, ibadah memberi masa ini tujuan keagamaan di samping kegiatan sosialnya. Perayaan budaya yang lebih luas juga menyambut peserta dari latar agama lain. Karena itu, acara Imlek publik dapat memadukan ibadah dengan pertunjukan serta jamuan masyarakat, atau berfokus pada kegiatan budaya tanpa mengadakan ibadah. Nama festival saja tidak menentukan keyakinan keagamaan setiap orang yang hadir.
Cap Go Meh, hari kelima belas bulan lunar pertama, menandai puncak masa perayaan Tahun Baru. Pada 2026, tanggalnya jatuh pada 3 Maret. Ibadah Khonghucu dan perayaan masyarakat setempat memberi tanggal ini bentuknya masing-masing. Resepsi Tahun Baru yang dijadwalkan secara terpisah tidak harus jatuh pada Cap Go Meh, meskipun diadakan beberapa waktu setelah hari libur pertama.
Tanggal hari libur
Status publik Imlek berubah melalui dua keputusan pemerintah yang penting. Keputusan Presiden Nomor 6 Tahun 2000, tertanggal 17 Januari, mencabut instruksi tahun 1967 yang mengatur agama, kepercayaan, dan adat istiadat Tionghoa. Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2002, tertanggal 9 April, menetapkan Tahun Baru Imlek sebagai Hari Nasional. Keputusan-keputusan ini merupakan bagian dari sejarah pengakuan publik atas tradisi masyarakat Tionghoa Indonesia.
Kalender hari libur tahunan membedakan hari libur nasional dari cuti bersama. Jadwal 2026 mencantumkan Imlek di bawah kedua kategori tersebut pada tanggal yang berbeda. Hari cuti bersama mendahului Hari Tahun Baru dan tidak mengubah tanggal peringatan lunar.
| Perayaan pada 2026 | Tanggal Gregorian | Status dalam kalender |
|---|---|---|
| Cuti bersama Imlek | 16 Februari | Hari cuti bersama yang berkaitan dengan perayaan |
| Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili | 17 Februari | Hari pertama bulan lunar pertama dan hari libur nasional |
| Cap Go Meh | 3 Maret | Hari kelima belas bulan lunar pertama; bukan hari libur nasional tambahan dalam jadwal 2026 |