Persoalan kalender 2033
Bulan kabisat
Tahun lunar 2033 memiliki bulan kesebelas kabisat, yang dimulai pada 22 Desember 2033 dan berakhir pada 19 Januari 2034. Bulan kesebelas biasa dimulai pada 22 November 2033. Bulan kedua belas menyusul bulan kabisat pada 20 Januari 2034, dan Tahun Baru Imlek jatuh pada 19 Februari.
Penempatan yang tidak lazim ini memperlihatkan kelemahan dua jalan pintas yang umum: menganggap setiap bulan tanpa penanda musim utama sebagai bulan kabisat, dan selalu menempatkan Tahun Baru Imlek pada bulan baru kedua setelah Solstis Musim Dingin. Keduanya tidak menggambarkan aturan secara lengkap. Dalam urutan ini, penomoran bulan yang benar bergantung pada patokan solstis musim dingin serta bulan-bulan pada kedua sisi tahun lunar.
Aturan solstis musim dingin
Kalender modern memiliki 24 penanda musim, dengan penanda yang berselang-seling membentuk dua belas penanda musim utama. Penanda musim utama menandai langkah-langkah 30 derajat berturut-turut sepanjang lintasan tahunan semu Matahari. Solstis Musim Dingin merupakan salah satunya, dan bulan lunar yang memuatnya selalu menjadi bulan kesebelas biasa.
Hitung bulan lunar dari awal satu bulan pemuat solstis hingga, tetapi tidak termasuk, awal bulan pemuat solstis berikutnya. Jika ada dua belas, selang tersebut tidak memiliki bulan kabisat. Jika ada tiga belas, bulan pertamanya yang tidak memiliki penanda musim utama menjadi bulan kabisat. Bulan itu mengulangi nomor bulan sebelumnya, sementara bulan-bulan biasa melanjutkan urutan nomornya.
Selang penghitungan ini dimulai dengan bulan kesebelas, bukan Hari Tahun Baru. Karena itu, satu tahun lunar dapat memuat bulan-bulan dari dua selang berbeda. Di sekitar 2033, hitungannya adalah:
| Awal bulan pemuat solstis pertama | Awal bulan pemuat solstis berikutnya, tidak termasuk dalam hitungan | Jumlah bulan lunar dalam selang | Penempatan bulan kabisat |
|---|---|---|---|
| 2032-12-03 | 2033-11-22 | 12 | Tidak ada bulan kabisat |
| 2033-11-22 | 2034-12-11 | 13 | Bulan pertama tanpa penanda musim utama, dimulai 2033-12-22 |
Bulan tanpa penanda musim utama
Selang antara penanda musim utama tidak tetap karena kecepatan semu Matahari sepanjang lintasan tahunannya bervariasi. Satu bulan lunar dapat memuat dua penanda musim utama, sementara bulan lain tidak memuat satu pun. Karena itu, kalender tidak dapat menetapkan setiap nomor bulan dengan mencocokkannya pada satu penanda musim utama tertentu. Patokan solstis musim dingin dan hitungan bulan mendapat prioritas.
Aturan ini juga menggunakan tanggal kalender. Bulan dimulai pada tengah malam di tanggal yang memuat bulan baru. Penanda musim utama pada tanggal itu menjadi bagian dari bulan yang baru, meskipun saat persisnya mendahului konjungsi. Penempatan berdasarkan hari utuh ini penting ketika peristiwa terjadi dekat batas bulan.
Penomoran bulan melintasi Tahun Baru
Bulan yang dimulai pada 25 Agustus 2033 tidak memuat penanda musim utama. Berakhirnya Panas jatuh pada 23 Agustus dalam bulan sebelumnya, dan Ekuinoks Musim Gugur jatuh pada 23 September, tanggal pembuka bulan berikutnya. Meskipun demikian, bulan yang dimulai pada 25 Agustus itu adalah bulan kedelapan biasa. Bulan tersebut berada dalam selang dua belas bulan yang dimulai pada 3 Desember 2032, yang tidak memerlukan bulan kabisat.
Selang penghitungan baru dimulai pada 22 November 2033. Bulan pertamanya memuat dua penanda musim utama: Salju Ringan pada 22 November dan Solstis Musim Dingin pada 21 Desember. Solstis menetapkannya sebagai bulan kesebelas biasa. Bulan berikutnya dimulai pada 22 Desember dan tidak memuat penanda musim utama. Karena selang tersebut memiliki tiga belas bulan lunar dan ini adalah bulan pertamanya yang tidak memiliki penanda musim utama, bulan itu menjadi bulan kesebelas kabisat.
Bulan kedua belas dimulai pada 20 Januari 2034. Bulan ini juga memuat dua penanda musim utama, Dingin Hebat pada 20 Januari dan Air Hujan pada 18 Februari. Bulan berikutnya, dari 19 Februari hingga 19 Maret, tidak memiliki penanda musim utama. Bulan itu tetap menjadi bulan pertama biasa karena bulan kabisat dalam selang tersebut sudah ditetapkan pada bulan yang lebih dahulu memenuhi syarat.
Karena itu, Tahun Baru Imlek pada 2034 jatuh pada 19 Februari, yakni bulan baru ketiga setelah Solstis Musim Dingin. Ketiga tanggal bulan baru itu adalah 22 Desember, 20 Januari, dan 19 Februari. Yang pertama membuka bulan kesebelas kabisat, yang kedua membuka bulan kedua belas, dan baru yang ketiga membuka bulan pertama.
Tanggal yang disimpan harus mempertahankan penanda bulan kabisat agar bulan kesebelas biasa dan kabisat tetap dapat dibedakan dalam konversi ke kedua arah.